PPWI Aceh Timur: Kadisdik Aceh Gagal Jaga Etika, Gubernur Harus Bertindak Tegas

Aceh Timur – Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Aceh Timur, Zulkifli atau yang akrab disapa Aneuk Syuhada, mendesak Gubernur Aceh untuk segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, yang dinilai telah menunjukkan sikap tidak beretika dan tidak pantas sebagai pejabat publik.

Desakan itu disampaikan menyusul polemik video arahan Murthalamuddin terkait wartawan dan LSM, ditambah pernyataan kontroversialnya yang menyebut pihak yang marah terhadap videonya sebagai “terduga pelaku”.

Menurut Zulkifli, sikap dan cara komunikasi Murthalamuddin telah melukai insan pers serta mencederai hubungan kemitraan antara pemerintah dan media.

“Kami mendesak Gubernur Aceh untuk mengevaluasi dan mencopot Kadisdik Aceh karena pernyataannya sudah sangat tidak beretika. Pejabat publik seharusnya mampu menghargai kritik, bukan malah menyerang balik wartawan dan pihak yang berbeda pendapat, ujar Zulkifli, Sabtu (23/5/2026).

Ia menilai pernyataan Murthalamuddin mencerminkan sikap emosional dan arogan yang tidak layak dipertontonkan oleh seorang kepala dinas di lingkungan Pemerintah Aceh.

“Ucapan seperti ‘yang marah terduga pelaku’ dan cara menjawab wartawan dengan nada merendahkan sangat tidak pantas. Ini menunjukkan kualitas kepemimpinan yang buruk dan tidak mencerminkan etika seorang pejabat, tegasnya.

PPWI Aceh Timur juga menegaskan bahwa wartawan bekerja berdasarkan Undang-Undang Pers dan memiliki hak melakukan kontrol sosial terhadap kebijakan publik, termasuk di sektor pendidikan.

“Jangan sampai ada upaya membungkam kritik atau membatasi kerja jurnalistik dengan dalih tertentu. Pers adalah mitra demokrasi, bukan musuh pemerintah, kata Aneuk Syuhada.

Ia berharap polemik tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Aceh agar ke depan para pejabat lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan kepada publik.

Reporter: ZAS

About Portalindonews

Check Also

Ironi Aktivisme Kemanusiaan di Gaza: Menguji Logika dan Efektivitas Gerakan Jurnalis-Relawan Indonesia

Portalindonews.com | Jakarta – Penahanan sembilan warga negara Indonesia (WNI), empat di antaranya mengklaim sebagai …