Front Pembela Rakyat Datangin Gedung Merah Putih KPK Terkait Korupsi Bantuan Convid-19 Di Bengkulu

PORTALINDONEWS.COM  ,JAKARTA .Sekelompok masyarakat mendatangi Gedung Merah Putih KPK siang ini, Rabu (14/04/21), Adapun gedung KPK yang berlokasi jalan Kuningan Persada Kavling 04-06 kelurahan Guntur kecamatan Setia Budi Jakarta Selatan.
Mereka yang mengatasnamakan Front Pembela Rakyat Bengkulu ini mewakili masyarakat Bengkulu mengatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja tidak becus terhadap masalah-masalah dan ada dugaan korupsi yang terjadi di wilayah Bengkulu.

“Kami datang ke gedung KPK Merah Putih pertama kami ingin menyampaikan beberapa kasus dugaan korupsi, yang mana banyak persoalan-persoalan yang terjadi di Bengkulu, Oknum BK dari KPK dianggap belum maksimal bekerja karena datang ke Bengkulu hanya untuk seremonial semata. KPK tidak dapat menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Bengkulu, dan Kami telah menyurati KPK tapi KPK tidak menghubungi apa tindak lanjut yang disampaikan kepada kami. Barang bukti sudah kami serahkan ke KPK, Rindak lanjut KPK telah ke Bengkulu, namun Kami anggap sebagai pacaran saja. Dan hanya bertelepon-teleponan saja dengan kami.
Kami beranggapan bahwa KPK itu kurang merespon dengan aduan aduan kami,” Ujar Rustam Ependi selaku Ketua Umum FPR.

“Namun kami kali ini akan menanyakan kalau bukti-bukti yang kami bawa sudah kami masukkan ke KPK kami datang kesini mempertanyakan KPK yang kami berkisar 8 bulan laporkan yang telah kami sampaikan kepada KPK itu masalah covid 19 kami kan harusnya jawaban dari setelah 8 bulan itu Namun kami tidak mendapat jawaban, Kami menduga ada penyelewengan anggaran di pengadaan masker dan bansos di pandemi covid-19. Hari ini kami tidak dapat menyebutkan secara rinci karena kami sendiri juga dilarang untuk mempublikasikan oleh KPK,”tambahnya.

“Masalah yang lain sebenarnya masih ada, namun KPK belum profesional dan belum bekerja sesuai dengan harapan kami, Jika kedatangan kami kurang digubris sama KPK, dalam waktu dekat Kami akan menjalankan aksi kembali di KPK ini setelah ramadhan, dengan 2000 orang gabungan dari masyarakat dan Ormas yang ada di Bengkulu.,” Jelas Rustam Efendi.

Dalam kesempatan ini Saya selaku ketua Front Pembela Rakyat Bengkulu menghimbau kepada masyarakat Bengkulu agar masalah covid-19 ini, kita jangan mau dikacangin atau dibodohin.

” Jangan sampai nama-nama kita dicatut untuk kepentingan oknum atau pejabat daerah Bengkulu khususnya yang ada di desa dan kota provinsi Bengkulu,” tutup Rustam Efendi.

(LUCKY SUN)

About Portalindonews

Check Also

Tanggapi Provokasi AHY, Politis Golkar: Pembangunan Era Jokowi Lebih Membanggakan

  Jakarta, Portalindonews.com – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai kinerja pemerintahan …