13 Mahasiswa Universitas Ivet KKN Periode XDi Desa Meteseh-Boja Kabupaten Kendal Resmi Di Tarik

Portalindonews.com =
KENDAL / JAWA TENGAH – 11 Februari 2026 Setelah menjalankan rangkaian program pengabdian selama lebih dari satu bulan, sebanyak 13 mahasiswa Universitas Ivet resmi ditarik dari lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode X di Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. Penarikan ini menandai berakhirnya kegiatan lapangan mahasiswa yang dimulai sejak 7 Januari 2026 dengan tema besar “Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Circular Economy untuk Mendukung SDGs dan Mewujudkan Kampus Berdampak.”

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa menjalankan berbagai program kerja yang berfokus pada penerapan konsep circular economy di lingkungan desa. Program tersebut meliputi edukasi pengelolaan sampah terpadu terstrukrur, pelatihan pembuatan kompos dari limbah organik tanpa aroma, pemanfaatan barang bekas menjadi kerajinan bernilai guna, hingga kegiatan literasi lingkungan bagi pelajar. Mahasiswa juga memfasilitasi kegiatan partisipatif seperti kerja bakti kawasan bersih dan diskusi kelompok mengenai potensi ekonomi berbasis lingkungan.

Balai Desa Meteseh menjadi pusat koordinasi sekaligus tempat pelaksanaan sejumlah kegiatan edukatif dan pertemuan warga. Sementara itu, aktivitas lapangan dilakukan di berbagai RT di wilayah desa, terutama di area permukiman yang memiliki potensi pengembangan program daur ulang dan pengurangan limbah.

Pemerintah desa menyambut baik program ini karena dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan desa yang lebih ramah lingkungan.
Sebelum penarikan dilakukan, tim mahasiswa menyusun laporan evaluasi program, pemetaan dampak, serta rekomendasi keberlanjutan yang disampaikan kepada pemerintah desa. Evaluasi ini mencakup efektivitas pelatihan, tingkat partisipasi masyarakat, serta peluang pengembangan kegiatan circular economy sebagai program jangka panjang.

Menurut Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Drs Tri Leksono Prihandoko, S.Kom., M.Pd., Kons., mahasiswa telah menunjukkan kinerja positif dengan mengedepankan kolaborasi, integrasi ilmu, serta pemahaman terhadap konteks sosial masyarakat. Ia menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan program meskipun masa KKN telah berakhir, termasuk dengan melibatkan kader lingkungan dari warga setempat.
Kepala Desa Meteseh, Sisyanto, S.Sos., memberikan apresiasi terhadap mahasiswa yang telah membantu memperkuat kesadaran lingkungan dan membuka peluang inisiatif baru di desa. Ia menyampaikan bahwa pemerintah desa berkomitmen untuk melanjutkan beberapa program yang terbukti bermanfaat dan memungkinkan untuk diimplementasikan secara mandiri oleh masyarakat.

Penarikan mahasiswa KKN X ini diharapkan menjadi awal munculnya praktik keberlanjutan yang konsisten di Desa Meteseh. Universitas Ivet Semarang menilai bahwa keberhasilan program ini tidak hanya terletak pada kegiatan yang terlaksana, tetapi juga pada dampak sosial dan perubahan pola pikir masyarakat yang mulai terbangun.

Dengan berakhirnya kegiatan KKN, mahasiswa kini kembali ke kampus untuk melanjutkan proses akademik, membawa pengalaman lapangan yang memperkaya kompetensi sosial, profesional, dan kepemimpinan mereka.

Dokumentasi kegiatan penarikan dan seluruh rangkaian program telah disiapkan sebagai arsip serta bahan publikasi lanjutan bagi Universitas dan pemerintah Desa.

Red / Tio (Sukindar)

About Rhamdan Portalindonews

Check Also

Jembatan Armco Titik Kedua Rampung, Bukti Komitmen Kodam I/BB Pulihkan Infrastruktur

Portalindonews.com = TAPANULI TENGAH, tniad.mil.id — Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan menuntaskan …