Nilai penting dalam kehidupan seorang prajurit dengan kesatuan TNI AD, membawa berkah

Nilai penting dalam kehidupan seorang prajurit dengan kesatuan TNI AD, membawa berkah.

19 Maret 2021, Markas Besar (Mabes) TNI AD (Tentara Nasional Angkatan Darat) – Republik Indonesia.

 

  • Keterangan dari KASAD (Kepala Staf Angkatan Darat) TNI AD Andika Perkasa, berserta IBu Persit Hetty Perkasa atau Diah Erwiany (Istri Andika Perkasa), mengenai riwayat Aprilio Perkasa, menyatakan bahwa sidang ini sesuatu yg kita kejar karena setelah pemeriksaan medis lengkap menemukan lanang nama panggilan dari istri saya yg buat lanang ini laki-laki hanya genetalia eksternalnya yang sempurna yg disebut hipospadia studi maka kita harus mendorong correctic sojury pertama sudah nanti yg kedua harus diikuti administrasi.

Kependudukan dia harus menjadi laki-laki namanya harus dirubah jadi kita serahkan surat permohonan ke PN (Pengadilan Negeri) Tondano di Minahasa Sulawesi Utara dan di luar dugaan kecepatannya karena dari masuk surat permohonan sampai dijadwalkan sidang kurang dari seminggu sidangnya satu hari sudah diputus. Saya melihatnya ini pengorbanan tidak ada lain pengorbanan sesuatu yg hanya dia bisa cerita begitu kita liat disebut wanita dalam hati kita bertanya kok kaya laki ya, saya bisa bayangkan selama hidupnya ini selalu dipertanyakan apakah pertanyaan itu terucap oleh orang lain. Dia disiplin orang baik prajurit disiplin dan sebetulnya karena permintaan dari lanang sendiri dan orang tuanya saya dan istri saya memberikan nama jadi nama pertamanya Aprilia sebetulnya diambil dari April pasti ada hubungannya dari bulan april dia dilahirkan hanya dia dilihat sebagai perempuan waktu lahir ditambah ‘ia’ jadi Aprilia kalau manganang “family name” (nama keluarga) karena kultur budaya Sulawesi Utara, nama pertama dan nama terakhir harus dipertahankan.

  • Ibu Hetty istri KASAD TNI AD, Andika Perkasa mengatakan bahwa “Nama Aprilio Perkasa Manganang itu adalah atas usulan suami saya atas permintaan Lanang dan ke dua orang tuanya kalau saya memberi nama panggilan dia kenapa saya kasih nama Lanang sebagai seorang ibu memberikan nama yg terbaik buat anak saya yg saya memberikan penuh doa dan cinta kasih saya berharap lanang nanti jadi laki-laki sejati yg perkasa sesuai nama itu. Ini menarik buat saya karena lanang orang yg pendiam, pemalu dan manja, dia selama 28 tahun tidak punya teman dia selalu menutupi bebannya sendirian dia tutupi bebannya sama senyuman dia menyampaikan ke saya bahwa ke Bapak Ibu penderitanya selama ini dan meskipun lanang bukan anak saya, saya menyanginya seperti anak saya sendiri karena waktunya tidak banyak dia menceritakannya dari dia lahir seperti hari-hari ini, dia anak yg hebat sekali. Harapan saya seperti suami saya berharap lanang jadi laki-laki sejati yg perkasa dalam body (tubuh) dan jiwanya”.

Di sambut dengan pernyataan dari Aprrilio “Saya sangat bahagia banget ini momen saya tunggu selama ini, pasti orang melihat prestasi saya kalau perjalanan saya sangat berat saya mengalami banyak cobaan terus banyak pembullyan melakukan terus saya dilakukan yg tidak seharusnya jadi kaya sedih tapi karena Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kelebihan saya harus tersenyum jadi saya menutup itu dengan selalu tersenyum padahal kalau dibilang hati terluka, sempat frustasi kaya langsung minder saya membatasi tidak punya banyak teman saya lebih memilih sendiri karena buat saya lebih suka gitu karena udh kebiasaan dengan perjalanan kaya gini udahlah. Kalau saya tidak bertemu dengan Bapak atau Ibu saya tidak tau hidup saya seperti apa tapi saya memberanikan diri menceritakan kehidupan saya dan puji Tuhan Bapak Ibu memberikan jalan itu. Lebih banyak menceritakan masa kecil saya dan banyak diceritakan ke Bapak Ibu. Sebagai orangtua Mama Papa bahagia saya tau perjuangan mereka membesarkan kakak saya dan saya dengan keterbatasan mereka dan setelah mereka tau kondisi saya mereka bersyukur, dalam ceritanya sempat mama papa bilang ‘papa cuman bisa berdoa, maaf papa dulu gak bisa obatin papah berharap ade bisa berguna buat ke depan’. Bahagia banget, itu sesuatu yg saya tunggu 28 tahun ini kado terindah buat saya karena ini ga bisa saya lupakan”.

Langkah ke depan sebagai prajurit fokus ke profesi saya yg baru penempatan saya sebagai prajurit TNI AD dan ini transisi buat saya karena dari kebiasaan saya diperlakukan seperti wanita dan saya belajar sebagai laki-laki mungkin hidup mandiri yang bertanggung jawab karena saya yang mengerjakan semuanya. Bedanya waktu saya dilingkungan wanita apa-apa sudah disiapin kaya bertanding, berkas-berkas karena waktu itu diperlakukan wanita saya terima yg sudah ada, sekarang saya belajar tanggung jawab pekerjaan nanti punya keluarga. Saya sangat berterima kasih buat fans (penggemar) dan teman-teman, mereka menerima dengan secara positif dan semua mendukung itu hal luar biasa buat saya. Kalau jodoh belum, harus mematangkan diri dulu lah kalau belum siap bahaya. Saya selalu berdoa buat Bapak Ibu sehat selalu, panjang umur dan tetap berguna bagi orang yg membutuhkan, buat saya Bapak Ibu orang yg terbaik yg pernah saya ketemu, pungkasnya., red.

About Amran PortalindoNews

Check Also

Berusia Tua, KUHP Perlu Diganti

  Oleh : Putri Ganeswari Editor : Ida Bastian Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) akan …