Warga air Lintang berharap mendapatkan program bedah rumah

PORTALINDONEWS.COM  MUARA ENIM – Rumah sejatinya menjadi kebutuhan primer yang wajib dipenuhi, terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga. Tak hanya berfungsi sebagai hunian, rumah juga menjadi tempat berkumpul dan meluangkan waktu bersama keluarga tercinta maupun kerabat terdekat.

Karena fungsinya yang sangat penting, maka sudah sepatutnya kondisi rumah harus terawat dan terjaga senantiasa. Namun bagi sebagian masyarakat khususnya kalangan bawah, tentunya kesulitan melakukan hal tersebut lantaran terkendala biaya.

Terlebih dengan situasi pandemi Covid-19 saat ini yang sangat berdampak pada perekonomian masyarakat yang semakin merosot. Alih-alih untuk perawatan rumah, biaya hidup sehari-hari pun terkadang masih terbebani.

Alhasil rumah warga yang terus menerus dibiarkan tanpa perawatan, kian bertambah lapuk dan mengalami kerusakan. Terpaan hujan dan terik matahari, semakin memperparah material bangunan. Kondisi inilah yang akhirnya membuat rumah menjadi tidak layak huni (rutilahu).

Salah satunya kediaman jiya, warga RT.02 RW. 04 kelurahan air lintang kecamatan muara Enim  Kota muara Enim. provinsi sumatera selatan. Perempuan paruh baya itu bersama keluarga sudah menempati rumah tidak layak huni selama puluhan tahun. Keterbatasan biaya menjadi kendala ibu rumah tangga tiga anak itu untuk merenovasi rumah.

Banyak keluh kesah yang dialami keluarga ini selama menempati rumah satu-satunya peninggalan orangtua. Seperti atap rumah yang bocor, yang merepotkan saat hujan turun. Lantai dan dinding rumah yang pecah-pecah hingga berbentuk serpihan. Angin malam pun kadang menyelinap masuk saat penghuni rumah tertidur.

Material bangunan yang lapuk termakan usia, juga berpotensi mengancam keselamatan para penghuni rumah. Tak jarang Rakiman diliputi kekhawatiran jika sewaktu-waktu atap rumah roboh dan menimpa keluarganya.

Namun apa daya, pekerjaan jiya yang hanya ibu rumah tangga. tidak cukup untuk membiayai renovasi rumah. Ia sekeluarga hanya bisa pasrah menunggu bantuan pihak-pihak yang bersedia merenovasi rumahnya.

Beruntung kesabaran keluarga ini berbuah manis. Rumah jiya menjadi salah satu dari sekian banyak warga yang membutuhkan bantuan renovasi rumah, lantaran kondisinya yang sudah sangat memprihatinkan.

Seluruh material rumah yang sudah lapuk, diganti dengan material baru yang berkualitas dan tahan lama. Senyum bahagia pun terpancar dari wajah jiya dan keluarga, karena bisa mendapatkan rumah yang layak huni setelah penantian puluhan tahun.

Saya berharap ke pada pemerintah kabupaten muara Enim mendapatkan bantuan bedah rumah dan program pemerintahan yang ada di Kabupaten Muara Enim. Untuk perbaikan rumah saya ini.

Penulis : zul

About Portalindonews

Check Also

DPR Optimis Perhelatan P20 Momentum Angkat Eksistensi Indonesia

  Portalindonews.com – DPR RI siap menggelar perhelatan The 8th G20 Parliamentary Speakers Summit (P20) …